<?xml version="1.0" encoding="Windows-1252" ?>
<?xml-stylesheet title="XSL_formatting" type="text/xsl" href="/sitedesign/oneworld/rss.xslt"?>
<!DOCTYPE rss PUBLIC "-//Netscape Communications//DTD RSS 0.91//EN" "http://my.netscape.com/publish/formats/rss-0.91.dtd">

<rss version="0.91">
<channel>
<link>http://cat.oneworld.net/article/archive/1469</link>
<language>ca_ES</language>
<title>OneWorld Spain - OneWorld Spain/OneWorld en català/Topics/Política/Corrupció / Transparència</title>
<description></description>
<item>
<title>Nepalin vaalivoittajat haluavat kitkeä korruption</title>
<link>http://fi.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83664</link>
<description>Nepalin vaalit voittaneet maolaiset haluavat kitkeä korruption kehitysavusta ja politiikasta. Maolaisten asialistalla ovat korkealla myös rauhanprosessin loppuunsaattamisen ja talouden nopea kehitys.</description>
</item>
<item>
<title>Leading oil and gas companies lack transparency, says report</title>
<link>http://southasia.oneworld.net/article/view/160285/1/1469</link>
<description>Transparency International’s new report calls on leading oil and gas companies for greater transparency in payments made to governments of resource-rich countries. Host governments need to enforce and enact regulations for an equitable exploitation of their oil and gas wealth to help fight poverty, the report adds.</description>
</item>
<item>
<title>Policing the UN</title>
<link>http://uk.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83564</link>
<description>Allegations of corruption and trafficking in gold and guns by the UN are met by an airy dismissal from within the world organisation. But the claims may not be dismissed so easily. 
On the From Our Own Correspondent page, click Listen: World Service edition. Also, watch Panorama this evening. 
+ UN peacekeepers 'traded gold and guns with Congolese rebels'</description>
</item>
<item>
<title>Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83596</link>
<description>Sejak awal reformasi bergulir, tidak bisa dipungkiri peran aktif masyarakat dalam mendorong program pemberantasan korupsi pada tingkat tertentu realtif besar. Namun, fondasi gerakan sosial antikorupsi pengaruhnya belum cukup kuat untuk memotivasi masyarakat luas, bisnis, dan pemerintah untuk bersama-sama melawan korupsi. Praktik suap masih menjadi kegiatan sehari-hari di birokrasi, pengadilan, dan parlemen.</description>
</item>
<item>
<title>Aparat Hukum Masih Dapat Dibeli (Belajar dari Kasus Jaksa UTG)</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83527</link>
<description>Berangkat dari kasus korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum, dan masih adanya sikap ‘tebang pilih’, maka kemajuan dalam penegakan reformasi hukum masih jalan di tempat. Masih diyakini, bahwa (aparat penegak) hukum di negeri ini dapat dibeli dan penuh intrik. Misalnya, kalau yang ingin diselidik adalah anggota dewan, maka anggota dewan menuduh aparat hukum punya kepentingan politik, dan karena itu penyelidikan dihentikan.</description>
</item>
<item>
<title>YLBHI: Selain Pujian, Kinerja KPK Patut Dikritisi </title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/article/view/159991/1/1469</link>
<description>Melambungnya nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu belakangan ini patut dikritisi. Pujian dan apresiasi patut diberikan kepada KPK di bawah pimpinan Antasari Azhar secara proporsional. Ada prestasi yang ditorehkan, namun di sisi lain, ada pula ruang yang menunjukkan bahwa apa yang telah dilakukan Antasari dkk belumlah apa-apa. Masih banyak pekerjaan KPK yang harus dituntaskan.</description>
</item>
<item>
<title>Meski Dipilih DPR, Ketua KPK Baru jangan Segan ‘Membidik’ Anggota DPR Korup</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83416</link>
<description>Tertangkapnya Al Amin Nasution, seorang anggota Komisi IV DPR RI, menunjukkan bahwa sistem di dalam organisasi KPK sudah berjalan cukup baik. Karena sistem di KPK yang sudah berjalan inilah, maka Ketua KPK baru yang dipilih oleh DPR tidak perlu lagi segan membidik anggota DPR lain yang diduga terlibat suap, meski DPR sendiri yang memilihnya.</description>
</item>
<item>
<title>Perlunya Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Bagi Pemimpin</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83414</link>
<description>Hidup sehat secara fisik, mental dan sosial merupakan salah satu prasyarat mutlak guna yang harus dimiliki oleh pemimpin. Bila jiwa sakit memimpin, dalam perspektif ilmu kedokteran mereka tidak layak menduduki jabatan karena mempunyai risiko stres tinggi. Apalagi mereka yang bercirikan tipe berbohong kemungkinan di kemudian hari akan berbuat curang terhadap jabatannya. Misalnya melakukan tindakan korupsi atau menyalahgunakan jabatan.</description>
</item>
<item>
<title>Biaya Politik Pilkada Picu Korupsi</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83348</link>
<description>Saat ini kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, khususnya yang ditangani oleh KPK lebih banyak mengusut kepala daerah. Menurut Sekretaris Jenderal KPK M Syamsa Ardisasmita, salah satu faktor penyebab maraknya korupsi di daerah adalah karena mahalnya biaya politik untuk menjadi kepala daerah pada proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).</description>
</item>
<item>
<title>Kultur Korupsi Pejabat Negara</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83305</link>
<description>Korupsi yang disemaikan secara sangat subur oleh para pejabat negara, sesungguhnya kini telah sampai pada fase yang sangat sistemik. Perilaku korup dengan berbagai ramifikasinya, seperti suap, sogok, pemerasan dan sebagainya, telah sedemikian rupa menelusup masuk menjadi sukma dalam pengelolaan negara pada berbagai lini. Korupsi benar-benar bermetamorfosis menjadi kebudayaan.</description>
</item>
<item>
<title>Sejumlah NGO Gugat Bank Mandiri</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83274</link>
<description>YLBHI, OPSI, dan ICW menggugat Bank Mandiri tentang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri yang berlangsung beberapa waktu lalu. RUPSLB itu dinilai diwarnai pelanggaran hukum, yakni berupa tindakan melarang pemegang saham Bank Mandiri- dalam hal ini dikuasakan kepada pimpinan YLBHI, ICW,  OPSI- untuk masuk dan hadir dalam RUPSLB tersebut.</description>
</item>
<item>
<title>Proyek Telantar Rp 6,4 M, Praswil tak Tahu.</title>
<link>http://satudunia.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83273</link>
<description>Dipertanyakan, Praswil Aceh Barat mengaku tak tahu menahu telantarnya lima proyek APBK Aceh Barat senilai Rp 6,4 miliar lebih sejak tahun 2004, 2005, 2006, dan 2007. Anehnya lagi, meski proyek pengkrikilan ruas jalan Leukeun Leubok Krueng Tinggai, Kecamatan Samatiga, belum tuntas dikerjakan, rekanan proyek tersebut meminta dilakukan pemeriksaan akhir terhadap tuntasnya pembangunan.</description>
</item>
<item>
<title>'Corporate Vultures Preyed on Zambian Debt'</title>
<link>http://us.oneworld.net/link/gotolink/addhit/83100</link>
<description>Zambia has been forced to reallocate resources intended for poverty alleviation to pay a &quot;vulture fund,&quot; a company that scammed the impoverished nation to make millions off its cancellation of a 1999 debt, writes an organization promoting African development.</description>
</item>
<item>
<title>Unique software tracks rural job scheme</title>
<link>http://southasia.oneworld.net/article/view/159094/1/1469</link>
<description>Tata Consultancy Services has designed a special software to prevent the misuse of funds meant for rural poor under the National Rural Employment Guarantee Scheme (NREGS). Over Rs 10 million have been recovered from local politicians and government officials in a village in southern India through the online system.</description>
</item>
<item>
<title>Bari: 100mila al corteo di Libera contro le mafie</title>
<link>http://unimondo.oneworld.net/article/view/158873/1/1469</link>
<description>Oltre 100 mila persone da tutta Italia sono giunte a Bari convocate da Libera e Avviso Pubblico per la XIII edizione della &quot;Giornata della memoria e dell'impegno in ricordo di tutte le vittime delle mafia&quot;. Il corteo, partito dall'ecomostro abbattuto di Punta Perotti, era aperto da don Luigi Ciotti e dai familiari delle vittime delle mafie e ha scandito i nomi delle oltre 700 vittime delle mafie. &quot;Basta! Le parole sono stanche. Contro le mafie serve l'agire concreto a partire dalle istituzioni </description>
</item>
</channel></rss>